THR ESSAY

 Nama : M.Fauzan Abdillah 

Nim    : 1860304232180

Kelas  : KPI 2A 


PENGAPLIKASIAN PANCASILA DALAM

KEHIDUPAN SEHARI-HARI 



PENDAHULUAN      

Sebagai warga Negara yang baik dan disiplin kita seharusnya mengetahui bahwa Pancasila digunakan sebagai asas Negara yang digunakan dalam pemerintahan dan mengutamakan seluruh warga yang ada di wilayah Indonesia. Secara tata bahasa kata ‘Pancasila” berasal dari kata “panca” yang berarti “lima” dan “sila” yang berarti “dasar”. Jadi dapat di artikan bahwa pancasila adalah “Lima Dasar”.Jika dilihat dari contoh kecil, pada konsep nilai sila ke-3 yang mengajarkan adanya nilai persatuan, tapi di lunturkan dengan sikap individual karena makin berkembangnya teknologi yang modern saat ini. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari juga dapat tercermin dalam berbagai aspek, mulai dari hubungan antarindividu, keluarga, masyarakat, hingga dalam berbagai institusi dan organisasi. Dengan menjunjung tinggi nilai persatuan dan kerakyatan, kita dapat menghargai perbedaan dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Selain itu, dengan menerapkan prinsip keadilan sosial, kita dapat memastikan bahwa setiap individu mendapatkan perlakuan yang sama di mata hukum dan mendapatkan akses yang adil terhadap sumber daya dan kesempatan. Dengan demikian, pengaplikasian Pancasila dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya menjadi sebuah slogan, tetapi juga menjadi praktek yang nyata dalam membentuk masyarakat yang beradab dan berkeadilan.


PEMBAHASAN 

Nilai dasar Pancasila merupakan nilai yang bersifat tidak berubah dari dulu sampai sekarang ini ( tetap ). Nilai dasar Pancasila terdiri atas ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah,dan keadilan. Menurut nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila warga negara Indonesia memperoleh kewajibannya sebagai individu. Inilah hubungan antar nilai dasar Pancasila bagi warga negara Indonesia.

 A. Sila pertama: Ketuhanan yang maha esa

 Berdasarkan sila pertama Pancasila, setiap warga negara berhak memiliki kewajiban untuk memeluk agama yang di percayai atau di anut , selain itu setiap warga negara juga harus wajib menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang di anut tersebut. Di Indonesia agama yang di akui oleh negara yaitu , Islam, Kristen, katolik, Budha, Hindu, dan Konghucu Adapun beberapa kewajiban warga negara yang terkandung dalam sila pertama Pancasila yaitu 1.Tidak memaksakan orang lain untuk mengikuti agama kepercayaan kita 2.Tolong menolong serta bergotong royong dengan pemeluk agama lain sesuai situasi dan kondisi di lingkungan 3.Menjunjung tinggi sikap toleransi terhadap agama lain agar tercipta kehidupan yang aman damai selaras dan sejahtera

 B. Sila kedua: kemanusiaan yang adil dan beradab 

 Nilai yang tercantum dalam sila kedua Pancasila adalah mendapatkan jaminan dan perlindungan hukum yang sama serta setiap warga negara Indonesia memperoleh kehidupan yang layak. Kewajiban warga negara Indonesia berdasarkan sila kedua Pancasila yaitu:  1.Menumbukan sikap saling mencintai, menghargai,tenggang rasa dan tidak semena-mena terhadap manusia. 2.Mengakui terhadap persamaan derajat, dan kewajiban warga negara Indonesia. 3.Memperlakukan semua manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya serta mengikuti kegiatan kemanusiaan.

 C. Sila ketiga: persatuan Indonesia

 Nilai yang terdapat di dalam sila ketiga Pancasila yaitu tidak membeda-bedakan suku agama ras dan budaya yang ada di Indonesia. Hak seluruh warga negara berdasarkan sila ketiga yaitu: 1.Memperkaya seni , budaya daerah dan budaya nasional 2.Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi 3.Memupuk persatuan berdasarkan bhineka tunggal Ika serta cinta terhadap tanah air dan bangsa

 D.Sila keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan

 Sila keempat menggambar kedaulatan rakyat dan kekuasaan yang di pegang oleh rakyat. Semua jenis permasalahan diselesaikan dengan cara musyawarah. Kewajiban warga negara sesuai dengan sila keempat Pancasila yaitu: 1.Bermusyawarah menjadi jalan untuk mengambil keputusan 2.Setiap orang bebas berpendapat sehingga tidak boleh memaksakan pendapat orang lain  3.Mempertimbangkan pendapat orang lain secara bijaksana serta mempercayai wakil rakyat untuk menjalankan musyawarah dan tugasnya

 E.Sila kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

 Sila kelima Pancasila bermakna adil kepada dirinya sendiri maupun kepada orang lain,mampu menyeimbangkan kemampuan orang lain / hak serta kewajiban warga negara dan Pancasila serta mengapresiasi kerja keras orang lain . Kewajiban warga negara yang terkandung dalam sila kelima Pancasila yaitu: 1.Menumbuhkan sikap gotong royong dan kekeluargaan dilingkungan masyarakat. 2.Melatih hidup sederhana, hemat,tidak berlebihan dan tidak boros 3.Selalu bekerja keras serta menghindari perilaku yang merugikan orang lain


KESIMPULAN

Dasar Negara Pancasila yang  memiliki arti dan nilai yang terkandung  dalam pedoman hidup. Nilai pancasila juga merupakan nilai yang dijadikan aturan bagi norma di Indonesia. Pada zaman ini diperlukan adanya penegasan, penanaman, penumbuhan nilai pancasila agar kedudukannya sebagai dasar Negara tidak hilang. Pancasila yang merupakan buah  dari perumusan yang pernah ada dan akan hilang jika tidak di kembangkan dalam kehidupan. Oleh sebab itu,pancasila diharapkan benar menjadi watak dan pola yang serasi dan kontras untuk mencerminkan sikap pribadi, dan penerapannya harus ada kapan pun dan dimanapun lingkungannya. Harus diajarkan di jenjang sekolah maupun perguruan tinggi. Kita sebagai penerus bangsa Indonesia harus menerapkan nilai pancasila di kehidupan sehati-hari, agar sejalan dan searah dengan nilai dan norma pancasila. Jangan sampai salah arah, kita harus menerapkan nilai serta norma tersebut guna menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang dan gugur tanpa mengenal lelah dan putus asa.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejuaraan Pencak Silat Lintang Songo Cup ke-4 tingkat Nasional Siap Digelar pada November 2025 di UIN SATU Tulungagung

TAK SEKEDAR LOMBA, INI CARA PEMUDA KARANGTENGAH HIDUPKAN KEMBALI DUSUN YANG SEPI DAN SUNYI

Essay